Cantik, Jakarta - Belakangan ini, bedah plastik kelopak mata menjadi tren dan sering dilakukan untuk meningkatkan keindahanTak Pede dengan Kelopak, Kantung Mata? Blepharoplasty Solusinya

Namun, tidak hanya untuk penampilan. Blepharoplasty juga dilakukan untuk menghindari kerusakan kornea mata dalam kondisi khusus. “Bila kondisinya membahayakan mata, dari umur 2 tahun juga bisa dioperasi,” ujar Dr. Yunia Irawati, SpM(K), dokter subspesialis okuplasti di Jakarta Eye Center (JEC), Selasa, 19 September 2017.

Dr. Yunia Irawati, atau akrab disapa Dr. Ira, menjelaskan kalau pasien yang melakukan blepharoplasty kebanyakan berumur 20 tahun ke atas. Tetapi, dalam kondisi khusus, misalnya kondisi kelopak mata dari lahir membahayakan penglihatan, Dr. Ira juga sering melakukan prosedur ini pada anak-anak.

“Untuk yang memiliki kondisi single eyelid, bulu mata seringkali cenderung menghadap ke bawah dan bisa melukai kornea,” papar Dr. Ira. Hal tersebut sering membuat anak kecil melakukan prosedur ini karena kalau tidak diatasi dapat menyebabkan cangkok mata.

“Untuk prosedur ini, sekitar 80 persen dari pasien adalah dewasa dan 20 persen anak-anak, dari sekitar 500 pasien yang sudah melakukan prosedur ini di JEC,” ujar Mubadiyah, Kepala Komunikasi Pemasaran di JEC. Baca juga: Memahami Fakta Blepharoplasty yang Sedang Tren di Kalangan Wanita

Namun, untuk melakukan prosedur ini kepada anak-anak harus melihat fungsi dari operasi itu terlebih dulu. Kalau untuk anak-anak biasanya berhubungan dengan kesehatan, yang bisa memperburuk kondisi bila dibiarkan. Prosedur ini tidak dilakukan kepada anak-anak untuk kosmetik atau kecantikan.

Melakukan blepharoplasty kepada anak-anak jauh lebih sulit karena mereka lebih banyak bergerak sehingga harus dibius. Sedangkan pasien yang sudah dewasa dapat diberikan anestesi lokal, yang dapat membantu dokter untuk memperkirakan hasilnya dengan lebih baik. Usia ideal untuk melakukan operasi kelopak mata ini adalah 20 tahun ke atas.

ASTARI PINASTHIKA SAROSA