Tekno, Jakarta - Misi Cassini, wahana antariksa milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), ke Saturnus akan mendekati akhir. Cassini diluncurkan pada 20 tahun lalu, tepatnya 15 Oktober 1997 di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat. Tekno, Jakarta - Misi Cassini, wahana antariksa milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), ke Saturnus akan mendekati akhir. Cassini diluncurkan pada 20 tahun lalu, tepatnya 15 Oktober 1997 di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat. Tekno, Jakarta - Misi Cassini, wahana antariksa milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), ke Saturnus akan mendekati akhir. Cassini diluncurkan pada 20 tahun lalu, tepatnya 15 Oktober 1997 di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat. Tekno, Jakarta - Misi Cassini, wahana antariksa milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), ke Saturnus akan mendekati akhir. Cassini diluncurkan pada 20 tahun lalu, tepatnya 15 Oktober 1997 di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat.
Wahana ini digerakkan oleh mesin Titan IV yang dibangun Aerojet Rocketdyne di Rancho Cordova untuk mendorong Cassini keluar dari atmosfer bumi. Jika Cassini gagal meluncurkan saat itu juga, peluncuran selanjutnya harus menunggu 12 tahun kemudian. Sebab, saat itu bumi, Venus, dan Jupiter selaras.
"Cassini bisa mendapatkan bantuan dorongan gravitasi," kata Christina Cipora dari Aerojet Rocketdyne, seperti dikutip dari laman NASA, Rabu, 13 September 2017.
Baca: Misi Bunuh Diri Cassini, Simak Video NASA
Wahana ini digerakkan oleh mesin Titan IV yang dibangun Aerojet Rocketdyne di Rancho Cordova untuk mendorong Cassini keluar dari atmosfer bumi. Jika Cassini gagal meluncurkan saat itu juga, peluncuran selanjutnya harus menunggu 12 tahun kemudian. Sebab, saat itu bumi, Venus, dan Jupiter selaras.
"Cassini bisa mendapatkan bantuan dorongan gravitasi," kata Christina Cipora dari Aerojet Rocketdyne, seperti dikutip dari laman NASA, Rabu, 13 September 2017.
Baca: Misi Bunuh Diri Cassini, Simak Video NASA
Wahana ini digerakkan oleh mesin Titan IV yang dibangun Aerojet Rocketdyne di Rancho Cordova untuk mendorong Cassini keluar dari atmosfer bumi. Jika Cassini gagal meluncurkan saat itu juga, peluncuran selanjutnya harus menunggu 12 tahun kemudian. Sebab, saat itu bumi, Venus, dan Jupiter selaras.
"Cassini bisa mendapatkan bantuan dorongan gravitasi," kata Christina Cipora dari Aerojet Rocketdyne, seperti dikutip dari laman NASA, Rabu, 13 September 2017.
Baca: Misi Bunuh Diri Cassini, Simak Video NASA
Wahana ini digerakkan oleh mesin Titan IV yang dibangun Aerojet Rocketdyne di Rancho Cordova untuk mendorong Cassini keluar dari atmosfer bumi. Jika Cassini gagal meluncurkan saat itu juga, peluncuran selanjutnya harus menunggu 12 tahun kemudian. Sebab, saat itu bumi, Venus, dan Jupiter selaras.
"Cassini bisa mendapatkan bantuan dorongan gravitasi," kata Christina Cipora dari Aerojet Rocketdyne, seperti dikutip dari laman NASA, Rabu, 13 September 2017.
Baca:
Aktual
Rabu, 13 September 2017
NASA Siapkan Misi Grand Finale Cassini
Label:
Tekno