Nasional, Jakarta - Wakil Ketua Begini Tanggapan Istana Soal Permintaan Bertemu Pansus Angket

Menurut Taufiq, pertemuan dengan presiden tersebut akan digunakan untuk melaporkan apa yang sudah dilakukan, bagaimana perkembangan tugas yang sedang dikerjakan, juga termasuk tujuan pansus. Selain itu, konsultasi ini akan digunakan untuk menjelaskan dan memberikan pemahaman kepada presiden mengenai konteks relasi antar lembaga negara. "Jadi kami menganggap hal itu sangat penting," ujar politisi Partai Nasdem ini.

Taufiq berharap permintaan agenda rapat konsultasi bersama itu bisa dipenuhi sebelum berakhirnya masa kerja pansus pada 28 September 2017 mendatang. Pansus juga berharap bisa bertemu dengan KPK untuk melakukan klarifikasi sebelum membawa hasil kerja mereka ke rapat paripurna DPR.

Baca : Pansus Angket KPK, Benny Harman : Jokowi Akan Ambil Langkah Aman

Selama hampir 60 hari bekerja, pansus angket KPK telah mengumpulkan data-data dan melakukan kajian tentang kinerja KPK. Pansus telah memanggil banyak pihak untuk memberikan keterangan terhadap lembaga anti rasuah, di antaranya para pesakitan yang pernah ditangkap KPK, lembaga profesi di bidang hukum dan mahasiswa. Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman pun pernah menghadiri rapat pansus hak angket KPK.

Dari serangkaian rapat itu, pansus hak angket KPK disebut telah mendapatkan 11 temuan yang berisi dugaan pelanggaran yang pernah dilakukan oleh KPK. Rencananya temuan tersebut akan disampaikan dalam rapat paripurna yang akan diselenggarakan 28 September mendatang.

DIAS PRASONGKO