Nasional, Kutai Kartanegara- Kepala Kepolisian Sektor Muara Jawa Ajun Komisaris Triyanto memastikan jenazah warga yang mengaku pawang buaya yang diterkam buaya di Sungai TB depan dermaga PT BRE, Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sudah ditemukan.

Korban pertama yang diterkam buaya bernama Arjuna, 16 tahun, diketahui hilang dan tewas usai diserang buaya pada Jumat lalu. Suprianto, 38 tahun, menjadi korban selanjutnya setelah mencoba melakukan ritual di lokasi kejadian untuk mencari korban pertama.

“Sudah lengkap (ditemukan) dua korban dalam peristiwa digigit buaya di Sungai TB depan Jetty PT. BRE Jalan Ir. Soekarno Rt 17, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa,” kata Kapolsekta Muara Jawa, Ajun Komisaris Polisi Triyanto kepada Tempo, Senin, 18 September 2017.

Kedua korban ditemukan sesudah tim bangungan Polsek Muara Jawa, Satuan Polair Kukar, Koramil Muara Jawa, Polda Kalimantan Timur dan sukarelawan melakukan pencarian. Korban pertama Arjuna ditemukan lebih dulu, pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.40 Wita.

“Korban tersebut terapung dan larut di depan Jety BRE. Kemudian oleh warga langsung ditarik dengan menggunakan kapal perahu dan dibawa ke pinggir sungai. Setelah itu korban langsung dibawa ke rumah duka,” kata Triyanto.

Arjuna dipastikan tewas akibat peristiwa itu, ia ditemukan dengan kondisi seluruh badan masih dalam keadaan utuh. “Terlihat dari fisik, di bagian kaki sebelah kanan ada bekas luka berlubang, di bagian mulut korban ada bekas luka robek dan kulit korban sebagian sudah mengelupas,” kata Triyanto.                      

Sedangkan Suprianto ditemukan pada hari yang sama, Minggu sekitar pukul 21.45 WITA juga di lokasi yang hampir sama. Suprianto ditemukan sekitar 15 meter dari lokasi ia diserang oleh buaya.

“Korban tersebut ditemukan terapung di sela-sela kapal Satuan Polisi air Polres Kukar dengan Kapal Kamla Muara Pegah tepatnya di depan Jety (dermaga) PT. BRE,” kata Triyanto.

Petugas gabungan lalu mengangkat korban diterkam buaya ke atas dermaga PT BRE. Setelah itu korban langsung dibawa ke rumah duka. “Seluruh badan korban masih dalam keadaan utuh, terlihat dari fisik, di bagian dagu dan dahi ada bekas luka, di bagian paha kanan terlihat ada bekas luka dan kulit korban sebagian sudah mengelupas,” kata Triyanto.

SAPRI MAULANA