Gaya, Jakarta -  Mendapatkan penghasilan dari Mau Populer? Tak Perlu Jadi Seleb, Begini Caranya
PCC Ada dua Jenis, Efek Kombinasinya Bikin Cepat Pingsan
Misophonia, Gangguan Jiwa atau Masalah Medis? Cek Penelitiannya

Untuk iklannya sendiri, Niken mengaku akan dicocokkan dengan Youtube Channel para creator. “Iklannya otomatis, jadi kita juga secara sistem juga smart sebetulnya, jadi kita nyocokin konten apa yang cocok sama creatornya dan iklan yang muncul di channelnya mereka.”

Untuk bergabung dalam program ini, para creator atau youtuber harus membuat sebuah konten original. Walaupun berharap konten yang disugguhkan adalah ide baru yang fresh, Niken tidak bisa memungkiri bahwa ada konten-konten yang dibuat berdasarkan trend yang ada di masyarakat. “Cuman kreatifitas itu tak melulu membuat sesuatu yang 100 persen baru tapi ada juga mereka mengambil trend-trend yang ada kemudian mereka remake lalu come up dengan trendnya mereka sendiri,” jelasnya.

Ia memberikan contoh seperti salah satu creator yang mengcover lagu Despacito dari Luis Fonsi dan Daddy Yankee dengan bahasa Jawa di Youtube. “Itu kan lagunya booming banget, dan ga cuman di Indonesia tapi di negara-negara lain juga mereka bikin cover version Despacito masing-masing gitu, selama record labelnya tidak mempermasalahkan kita sebagai platform tidak mempermasalahkan.”

AMMY HETHARIA