Nasional, Bangkalan- Unit Reskrim Kepolisian Sektor Tragah, Polres Bangkalan, Jawa Timur, menangkap remaja putri dalam kasus begal. Remaja berusia 17 tahun ini yang sudah menjadi tersangka ini ditangkap pada Ahad lalu.
“Dia dan tiga teman laki-lakinya berkomplot membegal,” kata Kepala Polres Bangkalan, Ajun Komisaris Besar Anissullah M Ridha saat memperkenalkan tersangka kasus begal, Selasa, 19 September 2017.
Terungkapnya sepak terjang remaja putri ini berawal dari laporan Edi Herliyanto, 24 tahun, juga warga Kecamatan Tragah. Edi dibegal di sebuah jalan sepi di Dusun Batu Ampar, Tragah pada 21 Agustus lalu. Saat dibegal, Edi sedang berboncengan dengan remaja putri yang menjadi tersangka kasus begal. “Edi sedang pedekate pada dia, mereka baru kenal,” ujar Anissullah.
Semula, polisi tak curiga tersangka terlibat pembegalan. Namun setelah diselidiki lebih dalam, berbagai keterangan dan bukti menguatkan tersangka terlibat. Setelah dipastikan telibat barulah wanita muda itu ditangkap.
“Tiga teman tersangka masih DPO," kata Anis. Polisi juga menduga satu orang lagi terlibat. Namun, polisi masih mendalami perannya.
Dalam komplotan, tersangka bertugas mencari mangsa. Dia pura-pura kenalan lewat handphone, menggoda korban, lalu diajak kopi darat. Salah satu pemuda yang termakan bujuk rayu tersangka adalah Edi Herliyanto. Mereka janjian bertemu dan jalan-jalan. Saat di jalan itulah, tersangka mengarahkan Edi agar lewat jalan dimana Sahid dan Hamid telah bersiap membegal.
“Tersangka mengaku Edi korban pertamanya, tapi penyidik masih kembangkan untuk mengungkap apakah ada korban lain,” ungkap Anis.
Ketika ditanya Anis, tersangka mengaku menyesal terlibat begal. "Saya menyesal," katanya.
MUSTHOFA BISRI