Dunia, Jakarta - Sekjen PBB Antonio Gutteres mengatakan kecemasan dunia terhadap perang nuklir yang dipicu tindakan provokatif AS Siapkan Opsi Militer Terhadap Rezim Korea Utara
Menyambut debat tingkat tinggi dalam Majelis Umum PBB, Sekjen PBB Guterres mengatakan saat ini berjuta orang hidup dalam ketakutan sebagai akibat dari tindakan Korea Utara yang secara provokatif melakukan percobaan nuklir dan rudal.
“Penggunaan senjata nuklir seharusnya tidak pernah terpikirkan. Namun saat ini kecemasan global terhadap senjata nuklir berada di tingkat tertinggi sejak berakhirnya perang dingin," kata Guterres dalam pertemuan rutin yang dihadiri 193 negara di New York tersebut.
Sekjen PBB Guterres juga menyatakan bahwa ketakutan terhadap perang nuklir bukanlah sesuatu yang abstrak. Menurutnya ada berjuta – juta orang hidup di bawah bayang – bayang ketakutan karena uji coba nuklir Korea Utara yang dilakukan secara provokatif dari Pyongyang.
Baca: Berbagai Sanksi PBB untuk Korea Utara dalam 11 Tahun
Amerika Serikat yang didukung oleh Jepang, Korea Selatan dan negara sekutu lainnya terus menekan masyarakat internasional untuk memberikan respon tegas kepada Korea Utara setelah melakukan percobaan nuklir keenam sekaligus menjadi yang terkuat pada 3 September lalu. Pyongyang kembali meluncurkan rudal melewati Jepang Jumat, 15 September 2017.
Namun Cina dan Rusia telah memperingatkan AS bahwa memilih langkah militer untuk menangani Korea Utara hanya akan menimbulkan bencana. AS disarankan untuk melakukan perundingan secara diplomatik.
Sekjen PBB Guterres memperingatkan bahwa meningkatkan tekanan terhadap Korea Utara justru akan menyebabkan salah perhitungan dan pembicaraan emosional akan menyebabkan kesalahpahaman yang fatal. Dia menyarankan untuk melakukan solusi secara politik untuk menghindari terjadinya perang nuklir.
KISTIN SEPTIYANI