Nasional, Jakarta - Juru bicara Istana Kepresidenan Johan Budi Sapto Pribowo atau YLBHI: Jokowi Harus Ubah Kata Gebuk yang Sering Disampaikan

Johan menjelaskan bahwa Wiranto memiliki kapasitas untuk menjawab hal tersebut. Ia berkata, Wiranto adalah menteri yang mewakili pemerintah terkait keamanan dan situasi politik.

Secara terpisah, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto optimistis pemerintah akan segera mengambil sikap terkait kegaduhan yang terjadi. Kepada awak media, ia mengatakan, akan buruk akibatnya apabila kegaduhan yang terjadi tak segera ditangani.

"Pemerintah akan berpikir soal itu (kegaduhan akibat peristiwa 65). Kalau ini dibiarkan tiap tahun terjadi, tiak baik baik untuk bangsa. Please, sebaiknya kita konsentrasi terhadap pembangunan ekonomi, kesejahteraan masyarakat," ujar Sidharto.

Adapun Sidarto menyarankan agar segala hal yang berkaitan dengan peristiwa 65 dihentikan sejenak. Hal tersebut, untuk menenangkan kegaduhan yang terjadi.

"Tolong pihak-pihak ini, sementara ini, sedikit mengendalikan. Saya bilang, untuk bisa merebut kekuatan ekonomi dunia kelima, perlu ada kestabilan politik. Kalau ada film, seminar begitu, ada satu kegaduhan di sana, di sini, itu hal yang tidak menunjang kondisi bangsa," ujarnya.

Pada Ahad malam, LBH Jakarta menggelar acara seni AsikAsikAksi. Para aktivis, seniman, dan korban tragedi 1965 menonton pembacaan puisi dan musik. Sekitar 21.30 WIB, massa yang berkumpul di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, mengepung dan melempari gedung YLBHI sekitar pukul 01.40 WIB. Johan Budi masih enggan mengomentari pengepungan tersebut.

ISTMAN MP