Nasional, Jakarta - Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Cijantung, Jakarta Timur ramai dikunjungi oleh masyarakat bertepatan dengan hari libur nasional Tahun Baru Islam hari ini. Para pengunjung memanfaatkan hari libur untuk melihat tempat bersejarah persitiwa Nobar Film G 30S PKI, Panglima TNI : Kalau Perintah Saya, Kenapa?

"Harus diputar lagi, karena PKI sekarang mulai muncul lagi," kata Dzikri, 16 tahun, seorang pelajar dari SMK Farmasi Pusat Kesehatan Angkatan Darat saat ditemui di Monumen Pancasila Sakti pada Kamis, 21 September 2017.

Film Pengkhianatan G 30S PKI merupakan film buatan sutradara Arifin C Noer pada 1984. Film ini mengisahkan tentang penumpasan terhadap gerakan G 30S PKI. Film ini merupakan film wajib yang diputar selama masa orde baru setiap 30 September. Film ini berhenti diputar pasca era reformasi Presiden Soeharto turun.

Baca : Pengelola Monumen Pancasila Sakti Tak Gelar Nobar Film G 30S PKI

Dzikri menilai pemutaran film itu baik untuk mengingat sejarah peristiwa G 30S PKI. "Seperti memberi tahu lah dulu kekejaman PKI bagaimana," kata dia.

Pengunjung lain, Jackson, 44 tahun, berpendapat pemutaran film Pengkhianatan G 30S PKI itu tidak terlalu penting. Dia mengatakan film tersebut masih belum jelas peristiwa sejarahnya karena sarat akan kepentingan propaganda orde baru. "Kalau saya kurang setuju kecuali dibuat film baru," ujarnya.

Kepala Monumen Pancasila Sakti, Letnan Kolonel CaJ Winarsih mengatakan pemutaran film Pengkhianatan G 30S PKI sendiri adalah hal yang penting. Selain karena untuk mengingat sejarah, alasan lainnya karena sudah diinstruksikan oleh Panglima TNI Gatot Nurmantyo. "Apalagi sudah perintah Panglima TNI Pak Gatot harus melihat film itu, ya memang itu penting," ujarnya.

Presiden Indonesia Joko Widodo telah engusulkan agar film Pengkhianatan G 30S PKI itu diperbarui agar dapat dipahami generasi muda. Menonton film mengenai sejarah itu penting untuk anak-anak generasi milenial. "Untuk anak-anak milenial yang sekarang tentu saja mestinya dibuatkan lagi film yang memang bisa masuk ke mereka," ujarnya.

SYAFIUL HADI