Dunia, Jakarta -Presiden Enrique Pena Nieto mengumumkan status bencana nasional akibat gempa berskala 7.1 yang telah menewaskan 149 orang dan menghancurkan puluhan bangunan di Meksiko.
Selain mengumumkan status bencana di Mexico City, ibukota Meksiko, pemerintah juga telah memerintahkan semua rumah sakit membuka pintunya untuk semua korban gempa.
Baca: Gempa Kembali Guncang Meksiko, 134 Orang Tewas dan Bangunan Rubuh
Tim penyelamat masih berusaha menyelamatkan korban dari reruntuhan. Sejumlah kerabat para korban mengatakan mereka menerima pesan Whatsapp bahwa dua anak perempuan terjebak di dalam reruntuhan bangunan sekolah di satu sekolah di wilayah selatan kota Mexico City.
Sekolah menengah di negara bagian Morelos runtuh. Tragisnya, pada Selasa sekitar pukul 11 pagi anak-anak sekolah mengikuti pelatihan menghadapi gempa. Dua jam kemudian getaran gempa yang sebenarnya terjadi.
"Saya katakan kepada mereka ini bukan permainan, kita harus siap," kata Adelina Anzure, direktur sekolah Instituto Morelos seperti dikutip dari AP.
Baca: Gempa 8 M Landa Meksiko, Tsunami Besar Menghadang dalam 3 Jam
"Saya merasakan dan segala sesuatu di dalam rusak. Tak seorang pun terluka," kata Anzures.
Di hari gempa menerjang, warga yang tinggal di Mexico City, mengadakan pelatihan menghadapi gempa untuk memperingati gempa dahsyat yang terjadi tahun 1985 dengan kekuatan 8 dan menewaskan ribuan orang.
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat, pusat gempa yang berkekuatan 7,1 berada di kota Raboso di negara bagian Puebla atau sekitar 123 kilometer arah tenggara Mexico City.
AP | MARIA RITA