Nasional, Solo - Pura Mangkunegaran Pemerintah Biayai Peringatan Malam 1 Suro di Keraton Surakarta
Menurut Joko, ritual tapa bisu selalu dilakukan sebagai bentuk perenungan. Mereka juga melakukan kontemplasi dan evaluasi diri terhadap hal-hal yang sudah dilakukan selama setahun terakhir. "Berbeda dengan penyambutan tahun baru masehi yang cenderung hura-hura," katanya.
Kirab sekaligus tapa bisu itu akan diikuti oleh para kerabat Pura Mangkunegaran. Mereka juga memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti kegiatan itu. "Banyak masyarakat yang biasanya ikut bergabung," katanya.
Hanya saja, dia berharap masyarakat yang mengikuti acara itu bisa menyesuaikan tatakrama kirab. Salah satunya dengan ikut mengenakan pakaian tradisional Jawa. "Selain itu harus berdiam diri selama prosesi kirab berlangsung," katanya.
Seusai kirab, mereka akan melanjutkan semedi di Pendapa Mangkunegaran. Semedi dilakukan selama satu jam dan dimulai tepat saat tengah malam.
AHMAD RAFIQ