Nasional, Solo - Pura Mangkunegaran Surakarta akan menggelar kirab pusaka dan tapa (semedi) bisu untuk menyambut datangnya Tahun Baru Jawa atau yang dikenal dengan Berbagai Daerah Gelar Perayaan Sambut Tahun Baru Islam 2017
Salah satunya, peserta diminta mengenakan pakaian tradisional Jawa. Selain itu, selama tapa bisu, peserta tidak boleh berbicara maupun melakukan aktivitas yang mengganggu ketenangan.
Salah satu yang dianggap cukup mengganggu adalah adanya peserta yang ber-selfie atau swafoto saat mengikuti acara tersebut. Aktivitas itu menurutnya sangat mengganggu bagi peserta yang lain. "Prosesi ini juga bukan untuk gaya-gayaan," katanya.
Menurut Joko, ritual tapa bisu selalu dilakukan sebagai bentuk perenungan. Mereka juga melakukan kontemplasi dan evaluasi diri terhadap hal-hal yang sudah dilakukan selama setahun terakhir. "Berbeda dengan penyambutan tahun baru Masehi yang cenderung hura-hura," katanya.
Acara kirab pusaka itu digelar pada Malam Satu Suro atau malam ini sekitar pukul 19.00 WIB. Usai kirab sembari berdiam diri mengelilingi Pura Mangkunegaran, peserta akan mengikuti tapa bisu di Pendapa Mangkunegaran.
AHMAD RAFIQ