Dunia, Mexico City - Sebanyak 3.400 tentara Meksiko dikerahkan untuk mencari dan menyelamatkan korban gempa hebat yang terjadi pada Selasa dinihari, 19 September 2017, waktu setempat. Gempa berkekuatan 7,1 ini menewaskan sedikitnya 140 orang juga menyebabkan puluhan gedung roboh.

Menurut laporan kantor berita AP, beberapa rumah sakit terpaksa mengungsikan pasiennya karena gedung yang mereka tempat untuk merawat orang sakit dikhawatirkan turut hancur terkena getaran gempa.

Baca: Gempa Guncang Meksiko, Presiden Nieto Umumkan Bencana Nasional  

"Gedung-gedung yang berdiri megah di sepanjang jalan besar Reforma rata dengan tanah," AP melaporkan, Rabu, 20 September 2017.

Di kawasan Roma, Mexico City, sebagaimana dilaporkan AP, para tim penyelamat girang setelah mereka berhasil menyelamatkan seorang wanita yang terkubur puing bangunan dalam keadaan hidup.

"Untuk menyelamatkan korban, mereka bersorak-sorak memberikan semangat terhadap perempuan tersebut," tulis AP.

Wali Kota Mexico City, Miguel Angel Mancera, menerangkan, lebih dari 50 orang berhasil diselamatkan oleh warga dibantu tim keselamatan.

Baca: Gempa Kembali Hantam Meksiko, Begini Kesaksian Korban Selamat

Seorang koban selamat, Gala Dluzhynska mengatakan kepada AP, dia berada di dalam kelas lantai dua ketika gempa menghantam, mengakibatkan cendela kaca pecah dan langit-langit berjatuhan ke lantai.

Dluzhynska melanjutkan, dia jatuh ke lantai gedung dan orang-orang pada berlarian di atasnya hingga ada seseorang yang menariknya.

"Tidak ada tangga turun, yang ada hanyalah bebatuan," ucapnya.

Video yang beredar luas melalui media sosial menunjukkan meja dan lampu-lampu yang tergantung di restoran bergoyang kuat, sementara rambu-rambu jalanan dan lampu  lalu lintas bergetar keras. Saat ini, alirak listrik mati, sedangkan layanan telepon tidak berfungsi.  

Gempa juga merontokkkan sejumlah gedung di ibu kota dan memaksa ribuan orang tinggal di jalanan. Menurut laporan media setempat, bencana alam ini selain meratakan bangunan menjulang, juga menewaskan sedikitnya 140 orang, termasuk di Morelos, negara bagian yang paling dekat dengan pusat gempa.

"Jumlah korban tewas kemungkinan bisa bertambah karena sebagian terkubur oleh reruntuhan gedung," New York Times melaporkan , Rabu, 20 September 2017.

Gempa diperkirakan menghantam kawasan di Mexico pada pukul 01.00 dinihari di sekitar 160 kilometer dari Ibu Kota Mexico City dengan kekuaran 7,1 skala Richter, sehingga dirasakan sangat kuat oleh warga. Akibat getaran tersebut, lebih dari 40 gedung dan struktur bangunan tinggi di Mexico City tersungkur ke tanah, termasuk sedikitnya dua sekolah.
NBC NEWS | NEW YORK TIMES | CHOIRUL AMINUDDIN