Tekno, Jakarta - Samuel Johnson lahir tepat hari ini, 18 September 1707, adalah adalah seorang penulis dan kritikus Inggris. Johnson juga salah satu tokoh sastra paling terkenal di abad ke-18. Karya terbaiknya adalah “Kamus Bahasa Inggris.”

Baca: Kehidupan Samuel Johnson Menjadi Tulisan Biografi Modern Pertama

Untuk prestasinya tersebut, Google mengapresiasi dengan menjadikan Samuel Johnson sebagai tokoh Google Doodle hari ini.

Samuel Johnson lahir di Lichfield, Staffordshire. Ayahnya seorang penjual buku biasa. Johnson menempuh pendidikan di Lichfield Grammar School dan sempat menempuh pendidikan di Universitas Oxford sebelum keluar karena kekurangan dana.

Ia menikah pada 1735 dengan seorang janda berusia 20 tahun bernama Elizabeth Porter. Pada 1737, Johnson pindah ke London untuk menjadi jurnalis dengan menulis berbagai macam topik. Dari situ, ia kemudian mendapat pengakuan sastra dan tahun 1747 ditugaskan untuk membuat Kamus Bahasa Inggris. Setelah dikerjakan selama delapan tahun, kamus itu kemudian diterbitkan pada 15 April 1755.

Istri Johnson meninggal pada tahun 1752 dan Francis Barber yang telah bekerja selama 30 setelah kematian istri Johnson menjadi ahli waris Johnson.

Pada tahun 1763, Johnson bertemu dengan James Boswell, seorang pengacara dari Skotlandia. Mereka kemudian melakukan perjalanan selama tiga bulan di dataran tinggi Skotlandia.

Keduanya menulis laporan tentang perjalanan mereka tersebut. Pada tahun 1791 James Boswell menerbitkan buku berjudul “Life of Johnson” yang menceritakan tentang kehidupan Samuel Johnson.

Johnson merupakan salah satu tokoh sastra London paling berpengaruh dan seorang seniman serta penulis yang sama terkenalnya seperti Joshua Reynolds, Edmund Burke, Oliver Goldsmith dan David Garrick.

Johnson bersahabat dengan Henry Thrale dan istrinya Hester. Thrale seorang pembuat bir yang kaya dan anggota parlemen saat itu. Ia menerima Johnson seperti keluarganya sendiri.

Baca: Kamus Samuel Johnson Dianggap Salah Satu Karya Ilmiah Terbesar

Samuel Johnson meninggal pada 13 Desember 1784 dan dimakamkan di Westminster Abbey.

BBC |  ZUL’AINI FI’ID N.