Metro, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat menindak tegas para Pegawai Negeri Sipil yang telat hadir dalam Upacara Peringatan Rapat Raksasa Ikada ke-72 di Monumen Nasional (Monas).

Djarot yang bertindak sebagai inspektur upacara tiba di lokasi sekitar pukul 07.18 WIB pada Selasa, 19 September 2017. "Langsung kami coret, Tunjangan Kinerja Daerahnya kami potong," kata Djarot saat bergegas masuk ke dalam mobilnya seusai upacara.

Saat upacara dimulai pukul 07.30, gerbang masuk lapangan parkir Monas ditutup dan dijaga petugas. Berdasarkan pemantauan Tempo, lebih dari seratus orang PNS tidak bisa masuk karena terlambat datang.

"Telat, kami kejebak macet," ujar salah seorang PNS yang enggan dikutip namanya kepada Tempo. Karena itu mereka harus menunggu di luar area gerbang sampai akhirnya diperbolehkan masuk setelah upacara selesai.

Pada 19 September 1945 berlangsung rapat umum yang dipelopori oleh Komite Van Aksi di Lapangan Ikatan Atletik Djakarta (Ikada), yang sekarang menjadi lapangan parkir Selatan Monas. Dalam rapat raksasa tersebut, Presiden Sukarno menyampaikan pidato singkat di hadapan ribuan pemuda di bawah ancaman bayonet pasukan Jepang. Rapat ini bentuk desakan rakyat yang meminta segera diadakan penyerahan kekuasaan oleh Pemerintah Jepang kepada Indonesia paska Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945.

Upacara peringatan Rapat Raksasa di Lapangan Ikada pagi tadi digelar di lapangan parkir eks Ikatan Restoran dan Taman Indonesia (IRTI) Monas yang dihadiri berbagai elemen masyarakat dan Pemerintahan DKI Jakarta. Dalam barisan upacara terlihat peserta dari pelajar, PNS, TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Darat, Kepolisian, Taruna, dan Resimen Mahasiswa.

ADAM PRIREZA