http://go.oclasrv.com/afu.php?zoneid=1387600

Aktual

Tampilkan postingan dengan label Metro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metro. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 September 2017

Kantor LBH Setelah Pengepungan: Bau Makanan dan Tumpukan Kursi

Metro, Jakarta - Dua kursi ditumpuk di atas meja bulat dan diletakkan di pintu samping kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Jendela yang ada di lantai satu kantor tersebut ditutupi dengan meja, bufet dan kursi. Pada beberapa bagian,  kaca jendela itu pecah.

Itu adalah pemandangan bagian dalam kantor LBH yang Jumat, 22 September 2017 dibuka dan dibersihkan  oleh pengurusnya. Kursi, meja dan bufet sengaja diletakkan di bagian pintu dan jendela untuk mencegah ratusan demonstran masuk ke dalam kantor.

Baca juga: Pengepung LBH Jakarta dari Mahasiswa Anti Komunis dan Bang Japar

Di halaman kantor, tersebar aneka batu yang dilemparkan ratusan pengunjuk rasa anti komunis pada aksinya, Senin dinihari, 18 September 2017. Pecahan kaca bertebaran di bawah jendela. Mereka memprotes Seminar Sejarah 1965 dan pentas seni bertajuk AsikAsikAksi yang diselenggarakan LBH..

Ketua Pengurus Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Asfinawati menjelaskan pihaknya baru hari ini membuka kantor. Mereka akan membersihkan dan memperbaiki jendela dan perabot lain yang rusak.

Selain itu  wawancara dengan peserta pengacara publik LBH dan menerima konsultasi klien. Pada pukul 09.20 tujuh peserta wawancara sudah datang.  "Kaget juga masih peserta wawancara mau datang,” kata Asfinawati pada Jumat, 22 September 2017. 

Ada dua klien yang datang untuk berkonsultasi. Pertama, utusan dari 250 transmigran asal NTB, Jawa Timur dan Jawa Tengah yang dijanjikan mendapat tanah dua hektar di Kalimantan. Kedua, Ketua Serikat Pekerja Danamon yang dilaporkan oleh perusahaannya atas tuduhan pencemaran nama baik.

Tempo yang naik ke lantai dua kantor LBH, langsung disambut bau makanan basi. Memang, puluhan nasi kotak dan kue bertumpuk disudut ruangan. Beberapa kursi berada di atas tangga untuk menghalangi demonstran naik.

Ketika masuk ke lantai tiga yang biasa digunakan sebagai ruangan pengurus YLBHI, pintu masih ditutup dengan lemari. Lima sofa yang ditumpuk digunakan sebagai blokade.  Ruangan ini digunakan untuk tempat evakuasi kaum perempun dan orang tua  yang ikut acara pentas seni.

Simak juga: Alasan Polisi Pakai Water Canon Bubarkan Pengepung LBH Jakarta  

Properti acara AsikAsikAksi seperti gitar, ukulele, jimbe, toa dan wireless juga disimpan di ruang ini. Dari jendela lantai tiga, ada batu yang diduga dilempar demonstran anti-PKI.

Walau kantor masih berantakan, pengurus LBH tetap berusaha menerima klien dengan baik. Pada Sabtu, 23 September rencananya akan dilakukan bersih-bersih kantor LBH yang dibantuk Jaringan Advokasi  Rumah Tangga. Pada hari Minggu, bakal ada pernyataan sikap dukungan bagi LBH oleh beberapa organinasi serikat buruh.

M. YUSUF MANURUNG

Kamis, 21 September 2017

Pejaten Timur Sering Macet, Wakil Kepala BIN Komplain ke Djarot

Metro, Jakarta - Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Mayor Jenderal TNI Teddy Lhaksmana komplain kepada Gubernur Djarot Saiful Hidayat mengenai arus lalu lintas yang sering macet di sekitar kompleks perkantoran BIN di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Padahal, kata Teddy, BIN merupakan lembaga strategis yang sering dikunjungi tamu penting dari dalam ataupun luar negeri. "Namun, lalu lintas terhambat karena kemacetan di perlintasan kereta api. Banyak pengendara yang menerobos perlintasan kereta, sehingga mengganggu pengguna jalan," ujar Teddy di kompleks perkantoran BIN, Jakarta Selatan, Jumat, 22 September 2017.

Pada akhir November nanti, kata Teddy, Presiden Joko Widodo dijadwalkan hadir ke markas BIN tersebut. Teddy pun meminta bantuan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk ikut menyelesaikan permasalahan kemacetan arus lalu lintas di area yang lokasinya persis di pinggir rel kereta commuter jurusan Bogor-Jakarta Kota tersebut. 

"Kami minta untuk lalu lintas agar segera ada pembebasan lahan dilakukan lagi supaya tidak ada yang melintas di perlintasan kereta," ujar Teddy. Kemacetan parah, kata Teddy, pernah terjadi saat menyambut Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi. Akibatnya, Retno tertahan selama lebih dari 30 menit karena tidak ada pergerakan akibat lalu lintas tersendat. 

"Akhirnya Ibu Menteri kami evakuasi dengan menggunakan golf car, karena ukuran mobilnya lebih kecil, namun proses evakuasi juga sedikit tersendat," ujar Teddy. 

Gubernur Djarot mengatakan kawasan Pejaten memang sering terjadi kemacetan arus lalu lintas. Bahkan, dirinya pun beberapa kali terjebak macet saat melintasi jalan tersebut, karena ada perlintasan kereta sebidang.

Djarot pun berjanji untuk menyediakan akses agar tidak ada lagi perlintasan kereta sebidang di kawasan tersebut. "Kami perlu bikin underpass atau fly over. Kami perlu membebaskan lahan. Bukan apa-apa, karena ini lokasi BIN, jadi harus bener-benar dijaga karena mereka ini menjaga kita," ujar Djarot. 

Djarot mengatakan, area perkantoran BIN itu harus mendapatkan perhatian karena menjadi area strategis. Apalagi, kata dia, BIN merupakan salah satu kantor pemerintah yang harus dijaga dari bahaya dan tersimpan dokumen-dokumen penting negara yang harus dijaga dari resiko. 

"Informasi apapun yang mengarah ke gangguan ada di sana. Sekali lagi sebagai badan intelijen banyak tamu dari dalam dan luar negeri. Bayangkan kalau dari kuar negeri kalau di situ macet, kan malu," ujar Djarot. 

LARISSA HUDA 

Istri dan Anak Ahok Main Musik di Operet Aku Anak Rusun

Metro, Jakarta -Veronica Tan Isteri Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, hadir dalam pertunjukkan teater Operet Anak Rusun yang diselenggarakan di Ciputra Artpreneur Theather pada Kamis, 21 September 2017.

Selain memberi kata sambutan, Vero juga menunjukkan kebolehannya bermain cello bersama puterinya Nathania Purnama yang memainkan biola. Mereka membawakan lagu Ibu Pertiwi dan Gebyar-gebyar diiringi orkestra dari Soundkestra dan Gloriamus.

Baca juga: Permohonan Banding Dicabut, Veronica Bacakan Surat dari Ahok

Teater tersebut merupakan ide dari Vero saat masih menjadi Ibu Gubernur DKI. Dia bersama Happy Djarot menginginkan anak-anak di rumah susun membuat karya seni. "Akhirnya anak-anak rusun bisa tampil, terima kasih Bapak Djarot dan Ibu Happy," ucap Vero dalam sambutannya.

Vero menuturkan, dalam diskusinya bersama Happy saat perayaan hari jadi Jakarta Juni tahun lalu, dia menginginkan anak-anak rusun dilatih untuk tampil dan membawakan teater musikal yang menceritakan tentang keberagaman dan perbedaan yang menjadi satu.

Baca juga: Veronica Tan Curhat Soal Putra Sulungnya yang Beranjak Remaja

Walaupun Vero sudah tidak menjadi Ibu Gubernur lagi, dia mengatakan masih bersemangat untuk mendorong dan mendampingi anak-anak rusun agar dapat tampil membawakan teater musikal tersebut. "Bisa jalan karena ada dukungan Pak Djarot dan Bu Happy," ujar Vero.

Dalam pentas teaterikal tersebut, selain beradu peran, anak-anak tersebut bernyanyi dan menari diiringi istrumen yang dimainkan oleh orchestra dari Soundkestra dan Gloriamus. Selama dua jam pengunjung dihibur dengan tarian daerah juga lagu-lagu daerah." Saya yakin ini spirit kita bersama, kita mau Indonesia bersatu dengan keberagaman yg ada," kata Vero.

Baca juga: Ahok Cabut Banding, Pendukung: Kami Hormati Keputusan Itu

Selain dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bersama isterinya, teater musikal tersebut juga dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan Yohana Yembise, juga beberapa seniman ternama seperti Titiek Puspa dan Adi Ms.
 
CHITRA PARAMAESTI

Duel ala Gladiotor, Yohana Yambise: Putus Rantai Kekerasan

Metro, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak Yohana Yembise mengatakan duel antar siswa SMA terjadi bukan hanya di Bogor, melainkan di seluruh Indonesia. "Kami antar kementerian sedang menyusun kesepakatan bersama, itu sedang diproses," kata Yohana, Kamis 21 September 2017 saat menghadiri Opera Anak Rusun.

Yohana mengatakan dia bersama Kementerian Pendidikan sedang menggodok sebuah kebijakan untuk melindungi anak-anak di sekolah maupun di lingkungan lainnya. "Kita harus memutus rantai kekerasan terutama di rumah yang kemudian dibawa ke sekolah oleh anak-anak," ujar dia.

Baca juga: Komnas PA Tuntut 2 Sekolah Pemilik Tradisi Duel Gladiator Ditutup

Kekerasan yang dilakukan anak-anak di sekolah, kata Yohana dapat berawal dari kekerasan yang anak tersebut lihat di lingkungan sekitarnya. "Kekerasan fisik masih sering terjadi di rumah tangga, ini yang dicontoh anak-anak," jelas Yohana.

Kasus kematian Hilarius Christian Evant Raharjo terjadi pada 29 Januari 2017. Namun kasus ini kembali mencuat berkat curahan hati ibunda korban, Maria Agnes yang viral di sosial media.

Baca juga: Duel Ala Gladiator, Siswa SMA di Bogor Tewas, 3 Orang Jadi ...

Maria menjelaskan berdasarkan informasi yang diterimanya, peristiwa duel ala gradiator yang diberi nama "bom-boman" ini sudah menjadi tradisi tahunan yang digelar oleh senior dan alumni SMU Budi Mulia Bogor dan SMU Mardi Yuana Bogor di Kota Bogor.

Venansius Raharjo ayah almarhum Christian mengatakan, kala kasus duel maut ini terjadi, keluarga tidak melapor ke polisi dengan alasan tidak mau jasad Christian diotopsi. "Tapi sekarang saya ingin kasus ini ditangani karena pelaku satu pun tidak ada yang dihukum,” ujar Venasius.

CHITRA PARAMAESTI

Polisi Bekuk 2 Rekan Perampok yang Tewas Terjatuh di Tol JORR  

Metro, Bekasi - Polisi mengungkap identitas pelaku perampokan yang tewas terjatuh dari jembatan penyeberangan orang di Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa malam, 29 September 2017. Polisi juga menangkap dua rekannya yang melarikan diri.

"Korban juga akhirnya meninggal dunia ketika dirawat," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota, Ajun Komisaris Dedi Supriyadi, Kamis, 21 September 2017. Irvanto, 23 tahun, dirampok tiga orang bercadar ketika sedang pacaran di atas jembatan Tol JORR.

Warga Pondok Gede tersebut melawan ketiga perampok bersenjata celurit. Duel pun terjadi, sampai korban dan seorang pelaku terjatuh ke ruas jalan tol JORR.

Baca: Berduel dengan Korban, Pelaku Perampokan Tewas Jatuh dari Jembatan

Irvan sempat kritis sebelum tewas esok paginya. Sedangkan pelaku, yang belakangan diketahui bernama Alex, 25 tahun, tewas di lokasi kejadian. "Dua rekan Alex kabur membawa sepeda motor," ujarnya.

Dedi mengatakan, Unit 4 Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penangkapan terhadap dua orang tersangka berdasarkan hasil penyelidikan. Ironisnya, keduanya masih di bawah umur, yakni G, 14 tahun, dan I, 15 tahun. "Keduanya ditangkap di rumahnya di Pondok Melati," kata dia.

Hasil penyelidikan, korban dan pelaku perampokan terjatuh karena terlibat pergumulan. Sedangkan, pengaman jembatan penyeberangan hanya berupa kawat yang dianyam membentuk kotak-kotak kecil. Korban terdorong sampai kawat pengaman jebol. Sebelum jatuh, korban menarik baju tersangka. Keduanya pun terjatuh ke pinggir tol JORR.

ADI WARSONO

 

 

Beberapa Hari Jakarta Diguyur Hujan, BMKG: Masih Musim Kemarau

Metro, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengatakan hujan yang sudah beberapa hari terjadi di Jakarta dan sekitarnya bukan penanda pergantian musim. Kepala Sub Bidang Analisis dan Informasi Iklim BMKG Adi Ripaldi mengatakan saat ini masih musim kemarau.

"Transisi musim ya di bulan Oktober nanti," kata Adi Ripaldi melalui pesan singkat, Kamis, 21 September 2017.

Baca: BMKG: Ini Alasan Kenapa Sepekan Terakhir Matahari Begitu Terik

Selama beberapa hari ke belakang Jabodetabek khususnya DKI Jakarta diguyur hujan cukup lebat yang terjadi pada malam hari. Pada siang hari, umumnya Jakarta cerah dengan temperatur di atas 30 derajat Celcius.

Menurut Adi, hujan yang terjadi di tengah musim kemarau merupakan akibat dari perlambatan angin timuran dan tingginya penguapan air laut. Pada siang hari, air laut menerima radiasi panas dari matahari sehingga terjadi penguapan. Uap yang tumbuh menjadi awan hujan tersebut akan sampai pada titik matangnya di sore atau malam hari.

"Sehingga hujan akan lebih sering terjadi di sore atau menjelang malam hari," kata dia.

Baca: Kata BMKG Soal Siang Hari yang Makin Panas di Bandung 

Berdasarkan pemantauan intensitas hujan oleh BMKG per 20 September 2017 pukul 07.00, wilayah DKI Jakarta masuk kategori sedang. Sedangkan dalam skala Indonesia, Bengkulu dan sekitarnya tergolong dalam kategori hujan ekstrim. "Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara dominan bersih dari awan hujan," kata Adi.

ADAM PRIREZA

 

 

Menjelang Musim Hujan, DKI Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Metro, Jakarta - Menjelang musim hujan yang diperkirakan berlangsung mulai akhir Oktober 2017, Pemerintah DKI Jakarta memangkas ribuan batang pohon rawan tumbang, terutama di trotoar-trotoar jalan. Kepala Dinas Kehutanan, Pertamanan, dan Pemakaman DKI Jakarta, Djafar Muchlisin, mengatakan untuk mengantisipasi pohon tumbang akibat angin kencang atau hujan badai, pihaknya melakukan penopingan atau pemangkasan dan penebangan pohon di sejumlah wilayah di Jakarta. 

"Titik-titik yang paling rawan itu biasanya di wilayah Jakarta Selatan, yaitu di Kebayoran Baru. Kemudian Jakarta Pusat itu di sekitar Menteng," ujar Djaffar kepada Tempo, Kamis, 21 September 2017. Namun, Djaffar belum bersedia menyebut jumlah pohon yang akan dipangkas dan ditebang.

Sebelum menoping atau menebang pohon, kata Djaffar, pihaknya akan mengecek kondisi pohon di lapangan terlebih dahulu. “Untuk memilah pohon-pohon yang rawan,” ujar Djaffar. Adapun kriteria pohon yang dinilai rawan di antaranya pohon yang sudah cukup keropos atau tua sehingga harus dipangkas atau ditebang. 

"Kalau yang ditebang itu yang kondisinya sudah darurat, yaitu kemungkinan pohon akan tumbang saat kena angin besar. Artinya sudah tidak sehat, ciri-cirinya keropos di bagian batang bawah, akar sudah tidak kuat," kata Djaffar. 

Apabila pohon tersebut dinilai masih kuat, namun ranting dan daunnya mulai lebat, maka Dinas Kehutanan hanya diperbolehkan untuk memangkasnya. Pohon yang berdaun dan ranting lebat ini, ujar Djaffar, akan menyebabkan beban pohon semakin berat, sehingga berpotensi membahayakan masyarakat. 

Adapun waktu penebangan atau pemangkasan pohon, kata Djaffar, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Untuk pohon yang berada di sekitar area macet, Djaffar menuturkan, eksekusi tidak akan dilakukan pada siang hari, melainkan dini hari atau malam. "Tetapi kalau di lokasi yang tidak terlalu macet ya bisa dilakukan kapan pun," ujar Djaffar.

Dalam eksekusi penebangan pohon rawan tumbang, Dinas Kehutanan akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan kepolisian. Hal ini dilakukan untuk mencegah gangguan yang kemungkinan akan terjadi pada saat pelaksanaannya, seperti lalu lintas. 

Menjelang malam 1 Suro atau Muharam, sebatang pohon beringin jatuh di trotoar dekat Rumah Sakit Pelni, Jalan KS Tubun, Slipi, Kota Jakarta Barat, Rabu, 20 September 2017. Akibat kejadian itu dua unt mobil mengalami kerusakan parah.

LARISSA HUDA 

Libur 1 Muharam, Tugu Monas Dikunjungi 10 Ribu Wisatawan

Metro, Jakarta -Libur tahun baru Islam 1 Muharam 1439 Hijriah dimanfaatkan wisatawan dari Jakarta dan berbagai daerah untuk menikmati keindahan Jakarta melalui Monumen Nasional. Kepala Seksi Pelayanan Kantor Pengelola Kawasan Monas Endrati Fariani mengatakan jumlah pengunjung Monas mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

Kalau pada hari biasa jumlah wisatawan yang memasuki kawasan monas tidak lebih dari 10 ribu orang, namun pada libur kali ini Endrati memperkirakan jumlahnya diperkirakan mencapai 20 ribu orang. 

"Sedangkan pengunjung yang masuk sampai area tugu Monas diperkirakan mencapai 10 ribu orang," ujar Endrati kepada Tempo lewat pesan tertulisnya, Kamis, 21 September 2017.

Endrati mencatat, hingga pukul 15.00 WIB, pengunjung yang datang dan masuk ke dalam tugu sudah mencapai 5.583 orang.

Angka tersebut diperoleh berdasarkan jumlah pengunjung yang melakukan tapping atau transaksi non-tunai di pintu masuk tugu Monas. "Angka tersebut belum termasuk jumlah pengunjung yang masuk secara rombongan. Kalau termasuk rombongam mungkin sekitar 5.700 orang (hingga pukul 15.00 WIB)," ujar Endrati

Endrati memperkirakan, jumlah pengunjung tugu Monas hingga malam nanti bisa menembus angka 9.000 pengunjung. Namun, kata dia, tidak semua pengunjung diperkenankan naik sampai puncak Monas dengan alasan keselamatan dan kapasitas atau muatan lift. 

"Pembatasan penjualan kuota tetap, karena berdasarkan kapasitas lift. Setiap paginya pengelola akan membuka lift untuk 2.000 pengunjung. Sementara untuk malam hari hanya 500 pengunjung yang diperkenankan masuk," ujar Endrati. 

Setiap pengunjung yang sudah membeli tiket menuju Puncak tugu sebanyak 2 .000 tiket, maka pengunjung berikutnya hanya sampai cawan. Adapun harga tiket untuk dewasa atau umum sampai cawan Rp 5.000. “Jika ingin ke puncak pengunjung menambah biaya Rp 10 ribu,” ucap Endrati.

Khusus mahasiswa, ujar Endrati, sampai ke cawan dikenakan harga Rp 3.000, jika  ke puncak menambah Rp 5.000. Sementara untuk anak-anak atau pelajar, jika hanya sampai cawan Rp 2.000, jika ke puncak menambah Rp 2.000.

"Untuk masuk ke tugu Monas menggunakan kartu Jakcard. Adapun harga kartu Rp 10 ribu dengan saldo minimal awal Rp 20 ribu," ujar Endrati. 

Tugu Monas dibuka setiap hari pada pukul 08.00-22.00 WIB. Khusus untuk Senin, kawasan tugu Monas ditutup untuk umum. Endrati menuturkan kondisi pengunjung paling sepi terjadi setiap Selasa, namun jumlah tersebut akan bergerak hingga akhir pekan. 

LARISSA HUDA 

Siswa yang Duel ala Gladiator dengan Korban Jadi Tersangka Utama

Metro, Bogor - Polisi telah menangkap tiga tersangka dalam kasus pelajar tewas di Kota Bogor akibat dipaksa duel ala gladiator. Mereka adalah B, M, dan R. "Tersangka B yang ditangkap di Jogjakarta adalah tersangka utama,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Bogor Kota Komisaris Ahmad Choiriddin, Kamis 21 September 2017. “Dia yang duel melawan korban."

Menurut Ahmad, pemeriksaan terhadap para tersangka masih berjalan. Pemeriksaan ini untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dalam duel maut yang terjadi pada 2016 itu. "Kronologis persisnya juga masih kami dalami,” katanya.

Korban yang tewas dalam duel maut itu adalah Hilarius Christian Evant Raharjo, siswa kelas X SMA Budi Mulya Kota Bogor. Hilarius dipaksa oleh seniornya untuk bertarung satu lawan satu dengan seorang siswa SMA Mardi Yuana.

Baca: Komnas PA Tuntut 2 Sekolah Pemilik Tradisi Duel Gladiator Ditutup

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, perut Hilarius mendapat pukulan keras dan mengenai bagian vital. Saat Hilarius jatuh terkapar, dia tetap mendapat kekerasan fisik. "Berdasarkan hasil autopsi sementara, memang ditemukan kejanggalan pada beberapa organ dalam yang diduga hantaman benda tumpul,” kata Ahmad.

Ahmad mengatakan, tersangka M saat ini sudah menjadi mahasiawa di sebuah perguruan tinggi swasta di Bandung. Dalam duel ala gladiator itu, diduga dia berperan sebagai wasit. Sedangkan untuk tersangka R, penyidik masih menyelidiki peranannya. "Kami masih mengejar sejumlah pelaku lain yang diduga sudah kabur," kata dia.

M. SIDIK PERMANA

Azas Tigor Soal Pilkada DKI di DPRD: Sudah, Jangan Akal-akalan

Metro, Jakarta -Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan menolak usulan Gubernur Djarot Saiful Hidayat agar gubernur dipilih dalam Pilkada DKI oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah bukan pemilihan secara langsung.

"Dampak yang paling besar itu money politic. Ada jual-beli (suara) lagi nanti. Kalau dulu kan dia (calon) tinggal beli suara DPRD. Kalau sekarang dia (calon) beli suara rakyat Jakarta  susah," kata Azas saat dihubungi hari ini, Kamis, 21 September 2017.

Menurut Tigor, usulan Pilkada DKI lewat DPRD yang diusulkan Djarot tersebut sama saja dengan mengesampingkan hak politik warga Jakarta. Usulan tersebut pun dinilai sebagai pemikiran yang mundur dalam demokrasi yang sudah diperjuangkan oleh masyarakat. "Jangan memundurkan kemajuan politiknya, enggak benar itu."

Usulan Pilkada DKI di DPRD tengah digodok lewat pembahasan revisi Undang-undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Provinsi DKI Jakarta Sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurut usulan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, DPRD DKI akan memilih tiga calon yang mengusulkan oleh Presiden RI. Djarot mengatakan, mekanisme ini akan menjamin kesesuaian kebijakan DKI Jakarta dengan pemerintah pusat. 

Menurut Tigor, dalam demokrasi yang paling tinggi adalah pemilihan langsung karena masyarakat ikut terlibat langsung di dalamnya. Tigor menilai alasan sinkronisasi dengan pemerintah pusat tidak logis sebab itu bisa disiasati dengan komunikasi politik antara presiden dan kepala daerah.

"Sudahlah jangan akal-akalan. Lebih baik, Pak Djarot menyiapkan diri karena mau pensiun dari gubernur," ujarnya. Dia bahkan menduga Djarot sedang mencari celah untuk menjadi gubernur lagi. "Membuat pemilihan langsung perjuangannya berdarah darah loh warga Jakarta itu."

Dia berpendapat, dengan sistem Pilkada DKI pemilihan langsung praktik politik uang tidak semudah jika dilakukan untuk melakukan lobi partai politik. Dengan sistem pilkada di DPRD berdasarkan calon yang diajukan oleh presiden, Tigor menilai lobi politik kalangan elite akan semakin kuat. "Nantinya, ini (pilkada) bukan lagi untuk kepentingan warga Jakarta. Sekarang kita lihat seberapa besar sih partai politik mewakili kepentingan warga? Enggak ada," tutur Tigor.

LARISSA HUDA 

Libur 1 Muharram 1439, Penumpang Gambir dan Pasar Senen 33 Ribu

Metro, Jakarta - Senior Manager Humas Kereta Api Indonesia (KAI) Jakarta Daerah Operasi 1 Suprapto mengatakan pada hari libur Tahun Baru Islam, hari ini Kamis, 21 September 2017, terdapat lonjakan penumpang yang cukup signifikan, khususnya di Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Total penumpang hingga pukul 12.00 WIB sudah mencapai 32.756 penumpang dan angka tersebut bisa terus bertambah.

Adapun jumlah perjalanan yang tersedia dari stasiun Gambir sebanyak 28 kereta dengan rincian 26 kereta reguler dan dua kereta tambahan. Kapasitas tempat duduk yang tersedia di kereta yang melintas Stasiun Gambir ada 15.728 tempat duduk.

"Sementara, tiket yang sudah terjual 13.067 berdasarkan data jam 12.00 WIB," ujar Suprapto kepada Tempo, Kamis, 21 September 2017.

Baca: Kereta Sehat PT.KAI Dilengkapi Laboratorium, Intip Isinya

Suprapto menuturkan hari ini Stasiun Pasar Senen melayani 26 perjalanan kereta api dengan rincian 24 kereta reguler dan dua kereta api tambahan. Adapun kapasitas tempat duduk yang tersedia total ada 19.689 tempat duduk. Kemudian, tiket yang sudah terjual berjumlah 18.590 tiket berdasarkan data pukul 12.00 WIB.

Menurut Suprapto jumlah kenaikan penumpang di Stasiun Gambir cukup signifikan karena pada hari biasanya penumpang tidak sebanyak itu. Pada hari biasa, jumlah penumpang berkisar 21 ribu hingga 23 ribu penumpang. "Sementara untuk hari ini, jumlah penumpangnya berkisar antara 33 ribu - 34 ribu penumpang," ujar Suprapto.

Suprapto menuturkan untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang yang menggunakan moda transportasi KA jelang libur panjang PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta akan mengoperasikan 15 KA tambahan. Kereta tersebut terdiri dari 12 kereta kelas eksekutif yang berangkat dari stasiun Gambir, dan tiga kereta kelas ekonomi yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen. 

Baca: Progres Jalur Kereta Bandara Soekarno-Hatta Capai 82 Persen

"Kereta tersebut dioperasikan di antara 20-25 September 2017, dengan operasional yang sudah ditentukan tanggalnya," ujar Suprapto.

Sebanyak 15 kereta api tersebut dioperasikan dengan beberapa kota tujuan, antara lain Cirebon sebanyak tiga kereta, Bandung sebanyak enam kereta. Surabaya, Yogyakarta dan Solo memperoleh kereta tambahan masing-masing dua kereta.

"Bagi masyarakat yang ingin mengetahui ketersediaan tiket kereta api bisa melihat di website kereta api atau download di aplikasi KAI access," ujar Suprapto.

LARISSA HUDA













 












Libur Panjang, Band Tipe-X Meriahkan Lagoon Street Festival Ancol

Metro, Jakarta - Taman Impian Jaya Ancol mengelar acara seni bertajuk Lagoon Street Festival di pantai Lagoon selama musim libur panjang 1 Muharam dan akhir pekan pada 21-24 September 2017.  

“Ada komunitas fotografi, mural, grafiti, barista, dan layang-layang, yang akan unjuk kebolehan di ajang ini,” kata Kepala Komunikasi Korporat PT Pembangunan Jaya Ancol Rika Lestari, Kamis, 21 September 2017.

Selain itu, Rika menambahkan, ada komunitas sepeda BMX, breakdance, dan parkour. Beberapa grup musik ska dan reggae pun akan tampil dalam panggung tersendiri. “Band Tipe-X juga dijadwalkan akan tampil,” ujar Rika.

Gelaran Lagoon Street Festival, kata Rika, dapat dinikmati dengan bermacam promosi selama September 2017. Tiket masuk wahana Dunia Fantasi, sebagai contoh, dijual dengan harga khusus yang lebih murah. “September ini, tiket hari biasa dapat diperoleh dengan 100 ribu rupiah dan untuk akhir pekan 150 ribu rupiah,” ujar Rika.

Syaratnya, ujar Rika, menyerahkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) berplat B atau F di loket tiket. Satu STNK dapat ditukar dengan dua tiket promo. Selain itu, promo ini juga bisa diperoleh dengan mengisi data diri dalam situs www.promodufan.ancol.com.

“Setelah mengisi data, pengunung Ancol akan mendapatkan kode unik yang dapat ditukarkan dengan tiket promo,” kata Rika.

 MUHAMMAD NAFI’

 

 

Sampah Jakarta Menumpuk, Umur TPST Bantargebang Tinggal 10 Tahun

Metro, Bekasi - Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang diproyeksikan hanya bisa bertahan 10 tahun ke depan. Proyeksi itu diyakini bakal terbukti jika sampah hanya ditumpuk saja tanpa ada pengolahan. “Sampah dari Jakarta itu sehari mencapai 7.000 ton,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis TPST Bantargebang pada Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto, Kamis, 21 September 2017.

Menurut Asep, dibutuhkan teknologi untuk mengolah sampah dari Jakarta itu. Teknologi yang tengah diusahakan saat ini adalah sistem sanitary landfill. "Kalau pakai sistem ini bisa bertahan sampai 2032," kata Asep. 

Pengolahan dengan sanitary landfill ini membutuhkan tanah uruk atau cover soil guna melapisi tumpukan sampah. Pemerintah DKI telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 13 miliar untuk pengadaan tanah uruk."Proses pengadaan masih dilelang," kata Asep.

Selain cover soil, kata Asep, Dinas Kebersihan juga sedang melelang pengadaan geomembran. Pengadaan alat penutup sampah itu diperkirakan mencapai Rp 15 miliar. Geomembran ini nantiya dugunakan untuk menutup gunungan sampah agar terhindar dari hujan. "Gunungan sampah itu isinya air dan gas," kata Asep.

Baca: DPRD Bekasi Nilai Pengelolaan TPST Bantargebang Alami Kemunduran

Saat ini tinggi gunungan sampah di Bantargebang mencapai 20-25 meter. Dengan geomembran diyakini gunungan itu bakal menyusut dengan sendirinya karena tak terkena hujan. Sehingga pengambilan gas metana untuk diolah menjadi listrik bisa maksimal. "Kami optimis semua kebutuhan material untuk pengolahan sampah tersebut selesai akhir tahun ini," kata Asep.

Dalam pengolahan sampah, Asep menambahkan, pemerintah DKI berencana membangun intermediate treatment facility (ITF) di sejumlah lokasi. Salah satunya di Sunter, Jakarta Utara. "Kalau ITF sudah jadi, otomatis sampah tak lagi dibuang ke Bantargebang," kata dia. "Pembangunan ITF masih tahap seleksi, karena permohonan dari investor mencapai 200 proposal."

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi Ariyanto Hendrata geram dengan kondisi TPST Bantargebang saat ini. Dia menilai pengelolaan saat ini tak lebih baik ketimbang dikelola oleh swasta sebelumhnya. "Malah mengalami kemunduran," kata dia.

Ariyanto mencontohkan, ketika masih dipegang swasta pengolahan sampah menggunakan sistem sanitary landfill, meski tergolong tradisional, sistem tersebut mengurangi dampak bau sampah. "Sekarang malah open dumping, ini lebih buruk dari sebelumnya," katanya. Sebab aroma busuk sampah Jakarta itu justru semakin meluas.

ADI WARSONO

Rabu, 20 September 2017

Diperiksa Penyidik, Aris Budiman Tidak Tahu Ada Miryam

Metro, Jakarta -Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi Brigadir Jenderal Aris Budiman menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, pada Rabu malam, 20 September 2017. "Pemeriksaan biasa tadi," kata Aris sebelum meninggalkan gedung Ditkrimsus. 

Aris menuturkan, ada sekitar 20 pertanyaan yang diajukan penyidik. Pemeriksaan itu berkaitan dengan laporannya mengenai wawancara seorang narasumber di sebuah stasiun televisi. Namun, ia enggan menyebut nama narasumber yang dimaksud. "Nanti saja itu di pemeriksaan," katanya.

Bersamaan dengan pemeriksaan Aris, penyidik Ditkrimsus Polda Metro Jaya juga memeriksaa terdakwa kasus korupsi e-KTP Miryam S. Haryani. Namun, Aris tidak tahu soal kehadiran politikus Partai Hanura itu. "Saya enggak tahu," ujarnya. 

Aris Budimansebelumnya melaporkan tiga media ke Polda Metro Jaya, yakni Grup Tempo, Kompas Tv, dan Inilah.com

Pengaduan atas pemberitaan Grup Tempo disampaikan pada 5 September 2017. Dalam pengaduannya, Aris merujuk pada berita tentang KPK memeriksa direktur penyidikan karena dugaan pelanggaran kode etik akibat membocorkan materi pemeriksaan sampai menghalangi penetapan tersangka Setya Novanto dalam kasus e-KTP.

Baca: Miryam Ingin Kasus Aris Budiman vs Media Dibawa ke Pengadilan

Aris Budiman juga menyebutkan isi opini Majalah Tempo di halaman 29  bahwa tujuh penyidik KPK, termasuk Direktur Penyidikan, menemui anggota DPR terkait dengan kasus korupsi pengadaan e-KTP. Kemudian pada halaman 32, artikel Tempo menyebutkan bahwa penyidik KPK menawari para anggota Komisi Hukum DPR menyediakan uang Rp 2 miliar agar terhindar dari jerat kasus korupsi.

Untuk Kompas Tv, laporan Aris Budiman mengacu padawawancara eksklusif di program Aiman Kompas TV dengan narasumber Donald Faris, koordinator Indonesia Corruption Watch.Dalam wawancara itu, Donald Faris mengatakan bahwa ada sejumlah penyidik dan seorang direktur di internal KPK yang berkali-kali menemui anggota Komisi III DPR terkait kasus e-KTP. Donald juga mengatakan ada musuh dalam selimut di KPK.

FRISKI RIANA

Djarot Usul Gubernur DKI Dipilih DPRD, LIPI: Jangan Balik Arah

Metro, Jakarta -Usulan Djarot Saiful Hidayat tentang pemilihan gubernur DKI Jakarta lewat DPRD mendapat kriktikan dari peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)Siti Zuhro. "Jangan balikkan arah jarum jam demokrasi kita," kata Siti, Rabu malam, 20 September 2017.

Menurut Siti, kegaduhan yang terjadi dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 bukan lantaran sistem pemilihan langsung tetapi lebih dipicu oleh sosok calon. "Jadi jangan ambil argumentasi karena sosok calon petahana maka undang-undang ini direvisi,” katanya. “Sebelumnya juga enggak pernah (gaduh) seperti itu."

Sebelumnya Djarot mengatakan, gubernur di DKI Jakarta sebaiknya dipilih oleh DPRD berdasarkan tiga pasangan calon yang ditentukan presiden. Usulan tersebut tengah dibahas dalam penggodokan revisi Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta sebagai Ibu Kota Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Usulan revisi Undang-undang Nomor 29 itu didasarkan atas kegaduhan yang terjadi dalam Pilkada DKI 2017. Kegaduhan itu membuat kondisi ibu kota negara memanas dan berpangaruh secara nasional.

Menurut Djarot, situasi semacam itu seharusnya tidak boleh terjadi di ibu kota negara. Dia menganalogikan pengangkatan wali kota dan bupati di Jakarta yang selama ini tidak dipilih secara langsung. Kebijakan itu bertujuan agar wali kota dan bupati bisa berjalan beriringan dengan kebijakan gubernur. Logika serupa seharusnya juga berlaku untuk gubernur DKI agar kebijakannya berjalan beriringan dengan program pemerintah pusat. "Saya memaknai demokrasi di daerah khusus ini tidak hanya dengan one man one vote," kata Djarot.

Baca jugaPilkada DKI Jakarta Diusulkan Lewat DPRD

Menurut Siti Zuhro, sangat tidak bijak jika revisi Undang-undang Nomor 29 itu hanya merujuk pada Pilkada DKI 2017. Dia mengimbau agar dalam merumuskan usulan revisi perlu ada pemikiran jernih dan objektif untuk mencari faktor pemicu kekurangan pada Pilkada sebelumnya.

Jika pemilihan gubernur ditentukan oleh DPRD, kata Siti Zuhro, sama saja mengembalikan kekuasaan elitis yang jelas-jelas tidak demokratis. “Bisa dikatakan Indonesia sedang menghentikan sistem demokrasi,” ujarnya. "Jadi jangan bertopeng seolah-olah demokrasi tapi bukan demokrasi."

Siti Zuhro menegaskan, sistem Pilkada yang digunakan saat ini sudah cukup baik. Jika masyarakat dan elitnya bisa menjalankan secara khidmat dan taat hukum dia yakin kegaduhan pada pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017 tidak akan terjadi. “Yang harus dikuatkan di Indonesia adalah substansi pendekatan hukum supaya pendekatan keadilan akan tercapai,” ujarnya.

LARISSA HUDA 

 

 

Anggaran Belanja Daerah DKI Jakarta Turun Rp 1,71 Triliun

Metro, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan pada perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017, terdapat penurunan belanja daerah sebesar Rp 1,71 triliun. Menurut Djarot telah terjadi penurunan 2,70 persen dari Rp 63,61 triliun pada Penetapan APBD 2017. Belanja daerah dari anggaran perubahan berubah menjadi Rp 61,89 triliun. 

Sementara itu, Djarot mengatakan realisasi belanja daerah pada triwulan kedua, baru mencapai 25,31 persen. Saat ini, belanja daerah atau penyerapan anggaran daerah sebesar Rp 16,10 triliun dari rencana sebesar Rp 63,61 triliun. 


 


Adapun rinciannya, Djarot menyebutkan untuk belanja tidak langsung, telah direalisasikan sebesar Rp 9,25 triliun atau 32,98 persen dari rencana sebesar Rp 28,05 triliun. Sedangkan belanja langsung telah direalisasikan sebesar Rp 6,84 triliun. 


 


"Belanja langsung baru mencapai 19,26 persen dari rencana sebesar Rp 35,55 triliun," ujar Djarot di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Rabu, 20 September 2017.


 


Pada saat penetapan, Djarot mengatakan realisasi pembiayaan daerah dan penerimaan pembiayaan dalam anggaran daerah 2017 diproyeksikan salah satunya bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2016. 


 


Berdasarkan hasil perhitungan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2016 yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan DKI Jakarta, SiLPA yang diperoleh sebesar Rp.7,70 Triliun. Sementara itu, Djarot menuturkan SiLPA yang telah diproyeksikan dalam Penetapan APBD 2017 sebesar Rp 5,70 triliun.


 


"Dengan demikian SiLPA yang dialokasikan pada Penetapan APBD 2017 juga perlu dilakukan penyesuaian," ujar Djarot.


 




Djarot menuturkan selain ada penambahan anggaran dan pengalokasian anggaran untuk kegiatan baru, pada perubahan anggaran daerah2017 ini juga dilakukan pengurangan anggaran dan mematikan kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan. 


 


 


LARISSA HUDA


 



Duel Ala Gladiator Maut Siswa SMA di Bogor, 3 Orang Tersangka  

Metro, Bogor - Kepolisian Resor Bogor Kota menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Hilarius Christian Evant Raharjo, 16 tahun, siswa kelas X SMA Budi Mulya Kota Bogor, dalam duel ala gladiator dengan siswa SMA Mardi Yuana pada 2016 lalu.

"Sudah ada tiga tersangka yang ditetapkan penyidik Reskrim (Reserse Kriminal), tapi belum ada yang kita amankan karena anggota masih mengejar tersangka," kata Kepala Kepolisian Resor Bogor Kota Komisaris Besar Ulung Sampurna Jaya di Bogor, Rabu, 20 September 2017.

Baca: Siswa Tewas Akibat Duel 1,5 Tahun Lalu Diusut

Ulung mengatakan ketiga tersangka duel ala gladiator itu, yang saat kejadian masih berstatus sebagai siswa, berinisial B, T, dan M. Ketiganya kini diketahui berstatus alumnus. Menurut Ulung, B adalah siswa SMA Mardi Yuana. Sedangkan T dan M, tidak disebutkan Ulung.

Ketiganya, kata Ulung, ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. "Ditambah lagi setelah petugas mendapatkan hasil sementara otopsi penyebab kematian korban," ujarnya.

Menurut Ulung, pihaknya meminta para pelaku dan tersangka yang terlibat dalam kasus tewasnya Hilarius menyerahkan diri dan datang ke Polres Bogor Kota, "Saya berharap mereka datang secara kooperatif sebelum petugas kami menjemput paksa," ucapnya.

Baca juga
: Siswa Tewas karena Dipaksa Berduel, Polisi Akan Periksa 17 Saksi

Orang tua Hilarius, Maria Agnes, mengatakan keluarga menyerahkan kasus kematian anak pertamanya itu sepenuhnya kepada kepolisian. Maria berharap para pelaku duel ala gladiator itu dijatuhi hukuman yang sesuai. "Saya serahkan prosesnya sesuai dengan hukum," tuturnya.

 

M. SIDIK PERMANA

Duel Ala Gladiator Maut Siswa SMA di Bogor, 3 Orang Tersangka  

Metro, Bogor - Kepolisian Resor Bogor Kota menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Hilarius Christian Evant Raharjo, 16 tahun, siswa kelas X SMA Budi Mulya Kota Bogor, dalam duel ala gladiator dengan siswa SMA Mardi Yuana pada 2016 lalu.

"Sudah ada tiga tersangka yang ditetapkan penyidik Reskrim (Reserse Kriminal), tapi belum ada yang kita amankan karena anggota masih mengejar tersangka," kata Kepala Kepolisian Resor Bogor Kota Komisaris Besar Ulung Sampurna Jaya di Bogor, Rabu, 20 September 2017.

Baca: Siswa Tewas Akibat Duel 1,5 Tahun Lalu Diusut

Ulung mengatakan ketiga tersangka duel ala gladiator itu, yang saat kejadian masih berstatus sebagai siswa, berinisial B, T, dan M. Ketiganya kini diketahui berstatus alumnus. Menurut Ulung, B adalah siswa SMA Mardi Yuana. Sedangkan T dan M, tidak disebutkan Ulung.

Ketiganya, kata Ulung, ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. "Ditambah lagi setelah petugas mendapatkan hasil sementara otopsi penyebab kematian korban," ujarnya.

Menurut Ulung, pihaknya meminta para pelaku dan tersangka yang terlibat dalam kasus tewasnya Hilarius menyerahkan diri dan datang ke Polres Bogor Kota, "Saya berharap mereka datang secara kooperatif sebelum petugas kami menjemput paksa," ucapnya.

Baca juga
: Siswa Tewas karena Dipaksa Berduel, Polisi Akan Periksa 17 Saksi

Orang tua Hilarius, Maria Agnes, mengatakan keluarga menyerahkan kasus kematian anak pertamanya itu sepenuhnya kepada kepolisian. Maria berharap para pelaku duel ala gladiator itu dijatuhi hukuman yang sesuai. "Saya serahkan prosesnya sesuai dengan hukum," tuturnya.

 

M. SIDIK PERMANA

Akibat Rusuh YLBHI 4 Polisi Masih Mondok di RS Kramat Jati

Metro, Jakarta - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menuturkan, empat anggota polisi masih dirawat akibat insiden bentrokan dengan massa pengepung kantor gedung YLBHI atau Yayasan Bantuan Hukum Indonesia pada Ahad malam, 17 September 2017.

"Tadi saya dengan Wakapolda ke RS Kramat Jati, masiha ada empat anggota dirawat," kata Argo di Polda Metro Jaya pada Rabu, 20 Sepember 2017.

Argo menjelaskan, mereka dirawat karena mengalami luka cukup serius akibat lemparan batu dari para pengunjuk rasa. Kebanyakan para anggota kepolisian tersebut mengalami luka robek di dahi dengan 3 hingga 5 jahitan.

Menurut Argo, empat polisi yang dirawat inap akan kembali bertugas jika sudah ada rekomendasi dari dokter. Selain mereka, sekitar 15 polisi yang mengalami luka gores dan memar.

Polisi terlibat bentrok dengan massa yang mengepung kantor YLBHI akibat serbuan massa atas acara seni yang diadakan LBH Jakarta. Pengepungan terjadi pada Ahad malam hingga Senin dini hari, 18 September 2017. Para pengunjuk rasa mulanya ingin memaksa masuk ke kantor LBH Jakarta karena menganggap sedang ada kegiatan menghidupkan PKI.

Polisi mengumumkan bahwa kegiatan itu tidak ada hubungannya dengan yang dituduhkan. Namun, massa semakin bertambah marah dan berujung bentrok dengan aparat. Akibatnya, sekitar 19 polisi luka-luka dan kerusakan pada fasilitas umum di sekitar kantor YLBHI.

FRISKI RIANA

Perang Narkoba di Filipina, Begini Dampaknya ke Indonesia  

MetroJakarta - Perang narkoba di Filipina, yang dilancarkan Presiden Rodrigo Duterte, ternyata berpengaruh terhadap peredaran narkoba di Indonesia. Direktur Tindak Pidana Narkotika Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI Eko Daniyanto mengatakan perang narkoba di Filipina membuat kasus pengedaran narkoba di Indonesia mengalami peningkatan.

"Volume besar (peredaran narkoba di Indonesia) adalah dampak dari negara tetangga kita, yaitu Filipina," kata Eko di gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta Timur, pada Rabu, 20 September 2017. "Ibarat balon dipijat di atas membelendung di bawah."

Eko mengatakan banyak pengedar dan pengguna narkoba dari Filipina lari ke Indonesia untuk menghindari perang brutal terhadap perdagangan narkoba oleh Duterte. "Kebijakan Presiden Duterte menyikat habis sampai ke akarnya, termasuk pengedar dan pengguna," ucapnya.

Baca: Ganja Sintetis dan 152 Kilo Sabu Dimusnahkan

Presiden Duterte menyatakan perang terhadap narkoba di negaranya sejak Juni 2016. Dia mengeluarkan kebijakan kontroversial untuk menembak mati tersangka pengedar narkoba. Hingga Mei 2017, sebanyak 8.000 orang tewas akibat kebijakan tersebut.

Direktur Prosekusor dan Psikotropika BNN Anjan Pramuka mengatakan memang terjadi peningkatan kasus pengedaran di narkoba sejak adanya kebijakan Duterte tersebut. Namun dia belum bisa menyebut berapa jumlah peningkatannya. 

"Untuk ini belum bisa saya sampaikan, tapi kalau dibilang peningkatan, pasti terjadi," kata Anjan di gedung BNN.

Menurut Anjan, memang ada celah yang kerap dimanfaatkan pengedar internasional ke Indonesia. "Kita ada 17.508 pulau dengan pantai sepanjang 86.000 kilometer, sedangkan yang kami awasi hanya 17 bandara dengan 39 dermaga laut. Ini menjadi PR kita bersama." 

Baca: Sri Mulyani Beberkan Alasan RI Jadi Target Sindikat Narkoba

Untuk mengantisipasi meluasnya jaringan narkoba internasional tersebut ke Indonesia, Eko mengimbau masyarakat ikut serta memeranginya. "Ini perlu sinergi semua pihak dari pemerintah serta komponen anak bangsa," ucapnya. "Ini perang terhadap sindikat internasional."

ZARA AMELIA