Bisnis, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG Hari Ini Diprediksi Berpotensi Menguat
Di sisi lain, lanjut Nico, kepercayaan dan optimisme internasional terhadap Indonesia juga masih relatif tinggi. Hal itu dibuktikan dengan masuknya dana asing ke Indonesia mencapai Rp 130 triliun selama bulan Januari hingga Agustus 2017.
Namun, ia mengatakan ketegangan di semenanjung Korea masih menjadi salah satu faktor yang membuat investor khawatir untuk menempatkan dananya di aset-aset negara berkembang. Kondisi itu dapat menahan laju IHSG untuk bergerak lebih tinggi.
Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan bahwa kebijakan dari pelonggaran moneter oleh Bank Indonesia melalui pemangkasan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps dari 4,75 persen menjadi 4,50 persen diharapkan dapat mendorong ekonomi nasional lebih tinggi.
"Penurunan suku bunga acuan itu dipersepsikan dapat meningkatkan penyaluran kredit sehingga konsumsi masyarakat juga meningkat dan berujung pada membaiknya pertumbuhan ekonomi nasional, dengan begitu pergerakan IHSG dapat terjaga," kata Reza.
Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei turun 25,97 poin (0,13 persen) ke 19.408,67, indeks Hang Seng menguat 90,49 poin (0,33 persen) ke 27.492,16, dan Straits Times menguat 6,18 poin (0,19 persen) ke posisi 3.266,55.
ANTARA